Ads Top

Sudah Tahu SOP Pembuatan Video Dokumenter ? Yuk Cek Disini

SOP Pembuatan Video

SOP adalah sebuah pedoman atau tata laksana, yang mampu membantu jalannya sebuah produksi. Hampir seluruh pekerjaan memerlukan SOP atau Standard Operational Prosedure, tak terkecuali bidang produksi video dokumenter. Dalam pembuatan video dokumenter, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk meminimalisir kegagalan atau masalah dalam produksi. Lalu apa itu SOP dalam produksi video dokumenter ?
 

Standar Operational Pembuatan Video Dokumenter

1. Riset
Hal yang harus dilakukan pertama kali, ketika hendak melaksanakan produksi video dokumenter adalah melakukan riset. Keunikan dari video dokumenter adalah sebuah pengambilan gambar, yang sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Oleh karena itu, beberapa anggota produksi setidaknya harus melakukan riset terlebih dahulu untuk menemukan cuaca, serta momen yang pas untuk dilakukan pengambilan gambar. 
 
Dengan adanya riset, maka anggota produksi video dokumenter dapat mengantisipasti permasalahan yang ada di lapangan. Permasalahan seperti kondisi jalanan, kondisi lingkungan, hingga kondisi udara yang ada di tempat tujuan. Sehingga anggota pembuatan video dokumenter dapat membawa perlengkapan antisipasi lebih awal.
 
2. Perencanaan Pengambilan Gambar
Apa itu SOP perencanaan ? Perencanaan disini adalah sama seperti story board, yaitu rencana pengambilan gambar yang akan dilakukan. Setelah melakukan sebuah riset, maka anggota produksi dapat memikirkan, sebaiknya pengambilan bagus yang seperti apa yang akan diambil. Perencanaan ini pun didukung dengan memunculkan tema video dokumenter. 
 
Contohnya saja, ketika dalam perencanaan video dokumenter Tari Topeng di Malang. Setelah mengetahui sanggar tempat masyarakat berlatih tari topeng, maka tim produksi dapat membuat sebuah rencana pengambilan angle yang bagus di sanggar tersebut. Pengambilan gambar dapat berupa long shoot maupun short. 
 
3. Syuting atau Pengambilan Gambar
Setelah menentukan jadwal syuting beserta dengan tema dan rencana pengambilan gambarnya, maka hal selanjutnya yang dilakukan adalah pelaksanaan produksi. Dalam pelaksanaan produksi, maka diperlukan sebuah bagan organisasi agar seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Organisasi yang dimaksudkan adalah adanya sutradara, kameramen, dan bagian lainnya. 
 
Saat melaksanakan proses pengambilan gambar, lakukan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. Hal ini untuk meminimalisir lamanya produksi, akibat ide yang terus berubah dari ketentuan awal. Oleh karena itu sebelum melakukan produksi, pastikan bahwa seluruh perencanaan telah matang dan disetujui oleh seluruh pihak. 
 
4. Proses Editting
Setelah seluruh bahan telah didapatkan, tahap selanjutnya adalah editing. Video dokumenter seperti yang dika tahu adalah sebuah video yang mengambil cerita asli atau suasana yang sesuai dengan aslinya, maka sepenting apa itu SOP untuk editing video dokumenter ? Tentu saja kita tidak bisa langsung menggabungkan secara asal seluruh hasil pengambilan gambar tersebut.
 
Meskipun berupa video dokumenter, hasil gambar tetap membutuhkan proses pengeditan, agar menghasilkan video yang lebih enak dilihat. Pengeditan ini juga dapat menambah nilai dari video tersebut, dengan penambahan kan beberapa fitur efek seperti musik maupun ilustrasi. Pengeditan dapat dikatakan sebagai penyempurnaan, dari seluruh bahan mentah yang telah didapat. 
 
5. Screening
Apa itu SOP Screening? Standard operation ini adalah, dimana seluruh produksi akan melihat hasil akhir dari video dokumenter yang telah dibuat. Melalui screening atau melihat hasil secara bersama, maka seluruh tim produksi dapat lebih mudah menemukan kesalahan atau kekurangan dalam video dokumenter tersebut. 
 
Jika terdapat kesalahan atau kekurangan, maka video akan direvisi atau di edit ulang. Setelah dilakukan revisi, maka kembali melakukan screening. Hal ini terus dilakukan hingga seluruh tim menyatakan bahwa, video dokumenter tersebut telah lolos dan dapat dilanjutkan untuk publikasi. 
 
Video dokumenter adalah sebuah pengambilan gambar, tentang sebuah kegiatan maupun suasana secara real atau tanpa dibuat buat. Meskipun kita mengambil gambar sesuai dengan aslinya, namun bukan berarti tidak melakukan pengeditan. Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan untuk membuat video dokumenter. Agar proses produksi dapat terlaksana dengan baik, maka diperlukan sebuah SOP yang wajib diikuti setiap idividunya.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.