Ads Top

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Merawat Organ Kewanitaan

Sebagai seorang wanita, menjaga dan merawat organ kewanitaan tentunya menjadi hal yang tak boleh terlewatkan. Bagaimanapun vagina wanita Anda, pastikan untuk menjaga dan merawatkan dengan benar. Merawat organ kewanitaan bukan hanya sekadar membersihkannya saja. Nah berikut merupakan beberapa kesalahan yang wajib dihindari ketika merawat organ kewanitaan.  

Wanita
 
Mengonsumsi Makanan Pedas dan Nutrisi Tidak Tepat
Jika Anda termasuk penggemar makanan pedas dan mengalami keputihan yang tak kunjung reda, biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk berhenti mengonsumsi makanan pedas. Pasalnya kandungan dalam cabai dapat mampu meningkatkan bakteri yang menyebabkan organ kewanitaan selalu basah, lengket, dan berbagai rasa tidak nyaman di bawah sana. 
 
Menggunakan Pakaian yang Terlalu Ketat
Tentu Anda sudah sering mendengar bukan penggunaan celana yang terlalu ketat hanya akan menaikkan suku pada area kewanitaan yang akan berujung semakin meningkatkan kelembapan di sana. Sebab celana ini akan membuat sirkulasi udara menjadi susah mengalir. Organ kewanitaan yang lembap menjadi tempat ideal bagi jamur dan bakteri untuk berkembang. 
 
Membersihkan Organ Kewanitaan dengan Sabun
Jangan mudah terpengaruh dengan berbagai iklan pembersih kewanitaan yang bisa membuat vagina menjadi lebih bersih dan rapat. Sebab pada umumnya bagian organ kewanitaan bisa menjaga kebersihannya sendiri. Salah satu caranya adalah dengan mengeluarkan lendir yang sering dikenal dengan keputihan. Hal ini sangat efektif untuk membantu proteksi kesehatannya. 
 
Tidak Membersihkan Bagian Vulva
Lain halnya dengan bagian dalam vagina, bagian luar organ kewanitaan sangat penting untuk selalu dijaga kebersihannya. Meski posisinya di luar, namun bagian ini juga tidak luput dari perhatian. Cara membersihkannya juga terbilang cukup mudah, Anda hanya perlu bilas menggunakan air dan menggosoknya dengan pelan, jangan terlalu keras. 
 
Menggunakan Pantyliner di Luar Periode Menstruasi
Penggunaan produk yang satu ini bermanfaat untuk mencegah noda yang menempel pada bagian celana dalam akibat vlek atau keputihan. Meski demikian penggunaan pantyliner di uar siklus haid sangat tidak disarankan. Sebaiknya mulai ubah kebiasaan yang satu ini. Sebab hal ini cukup berisiko menyebabkan iritasi pada bagian vulva organ kewanitaan. 
 
Malas Mengganti Pembalut Saat Menstruasi
Mengganti pembalut secara rutin selama periode menstruasi merupakan salah satu hal yang cukup penting untuk Anda lakukan. Paling tidak minimal gantilah pembalut Anda setiap 6 jam sekali. Selain itu pastikan untuk menghindari menampung banyak darah dalam waktu yang lebih panjang. Hal ini hanya akan menjadi kesempatan bagi bakteri untuk berkembang di sana. 
 
Nah itulah beberapa kesalahan yang wajib Anda hindari saat merawat organ kewanitaan agar kesehatannya dapat tetap terjaga. Meski terkesan sepele, namun beberapa poin di atas sangat penting untuk diperhatikan. Anda juga bisa mendapatkan berbagai tips menarik lainnya seputar cara menjaga kebersihan daerah kewanitaan dengan berkunjung ke orami.co.id. 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.